PRODUCT CATEGORIES

ProtectionWrinklesDull & Uneven SkinHair Problem

ABOUT SAFI

SAFI RESEARCH INSTITUTEAnalyze My Skin

WHAT'S NEW

Wajah Kusam Saat Puasa? Jangan Salah, Ini Penyebab UtamanyaAlasan Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids Lebih Baik dari Retinol Anti AgingKenali Hydrating & Moisturizing untuk Atasi Kulit Kering Setelah Liburan Mengapa Cleanser Berbahan Buah Sering Terasa Lebih Fresh secara Sensorik?
NEED HELP?

PT. Unza Vitalis (Wipro Unza Indonesia)

Business Representative Office

Bluegreen Building, 7th Floor

Jl. Lingkar Luar Barat No.88, Kembangan Utara

Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat 11610

InstagramXWhatsappFacebookTiktok
Copyright 2026 © SAFI. All rights reserved.
GeneralLoaderStart Safi
Banner Safi Research InstituteBanner Safi Research Institute
Banner Age DefyBanner Age Defy
Banner Hair XpertBanner Hair Xpert
Banner TTOBanner TTO
Banner Ultimate BrightBanner Ultimate Bright
Banner White NaturalBanner White Natural
Banner Sun EssentialBanner Sun Essential
Banner Radiant Gold Water EssenceBanner Radiant Gold Water Essence
Banner Bio Vitamin CBanner Bio Vitamin C
Banner Sensitive BiomeBanner Sensitive Biome
Banner Safi Research InstitutesBanner Safi Research Institutes
Logo Profile

Produk Safi dibuat dari bahan alami terbaik yang memenuhi aturan Syarak dan bersertifikat Halal oleh badan Independen - JABATAN KEMAJUAN ISLAM MALAYSIA (JAKIM) dan MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI). Produk Safi bebas dari Alkohol dan Gelatin.

Teruji Secara Klinis

Teruji Secara Klinis

Produk yang memiliki keefektifan tinggi harus teruji secara klinis, begitupun safi sebagai skincare halal pertama di dunia yang teruji secara klinis oleh saafi reasearch institute.

Terbuat dari Bahan Natural

Terbuat dari Bahan Natural

Hanya menggunakan bahan alami terbaik sebagai penggerak utama untuk keefektifan produk.

Sertifikasi & Proses Halal

Sertifikasi & Proses Halal

Halal adalah platform (dasar) untuk setiap produk yang di luncurkan, yang menjamin bahan baku, proses pembuatan serta produk jadi.

search by your

SKIN CONCERN

Decor Product Group ImageProtection

Protection

Decor Product Group ImageWrinkles

Wrinkles

Decor Product Group ImageDull & Uneven Skin

Dull & Uneven Skin

    SAFI TIPS

    Wajah Kusam Saat Puasa? Jangan Salah, Ini Penyebab Utamanya
    Wajah Kusam Saat Puasa? Jangan Salah, Ini Penyebab Utamanya

    Selama bulan puasa, banyak orang menyadari bahwa kondisi kulit wajah terasa berbeda dibandingkan hari biasa. Wajah bisa terlihat lebih kusam, kurang segar, bahkan tampak lelah terutama menjelang sore hari. Hal ini sebenarnya wajar terjadi karena tubuh mengalami beberapa perubahan selama berpuasa, mulai dari pola makan yang berubah, jam tidur yang tidak menentu, hingga berkurangnya asupan cairan dalam waktu yang cukup lama. Perubahan tersebut dapat memengaruhi proses regenerasi kulit serta keseimbangan kelembapan pada lapisan kulit wajah.

     

    Perubahan Pada Tubuh Selama Puasa yang Mempengaruhi Kondisi Kulit

     

    Selama menjalani puasa, tubuh menyesuaikan pola aktivitas yang memengaruhi energi dan metabolisme tubuh, serta berdampak pada kondisi kulit wajah. Salah satu yang paling terasa adalah perubahan pola makan selama Ramadan. Frekuensi makan yang biasanya dilakukan beberapa kali sehari menjadi terbatas hanya saat sahur dan berbuka. Jika asupan nutrisi yang dikonsumsi tidak seimbang, tubuh bisa kekurangan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan kulit. Ketika kebutuhan nutrisi tersebut tidak terpenuhi dengan baik, proses pembaruan sel kulit dapat berjalan lebih lambat sehingga kulit lebih mudah terlihat kusam.

     

    Selain pola makan, perubahan jam tidur juga menjadi faktor yang memengaruhi kondisi kulit selama puasa. Banyak orang tidur lebih larut karena menjalankan aktivitas malam, namun tetap harus bangun lebih awal untuk sahur. Pola tidur yang tidak teratur dapat mengurangi kualitas istirahat yang dibutuhkan tubuh. Padahal, saat tidur malam hari kulit melakukan proses regenerasi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak akibat aktivitas sepanjang hari. Ketika waktu istirahat tidak cukup, proses ini menjadi kurang optimal dan membuat wajah terlihat lebih lelah serta kurang segar.

     

    Di sisi lain, berkurangnya asupan cairan saat berpuasa juga berpengaruh pada keseimbangan kelembapan kulit. Dalam waktu yang cukup panjang, tubuh tidak mendapatkan asupan air sehingga risiko dehidrasi menjadi lebih besar jika kebutuhan cairan tidak dipenuhi dengan baik saat sahur dan berbuka. Kondisi ini dapat membuat lapisan kulit kehilangan hidrasi alaminya, sehingga kulit terasa lebih kering, kurang elastis, dan tampak lebih kusam, terutama menjelang sore hari setelah beraktivitas seharian.

     

    Penyebab Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Puasa

     

    Selama berpuasa, perubahan pola aktivitas tubuh dapat memengaruhi kondisi kulit wajah. Tidak sedikit orang yang merasa kulit terlihat lebih kusam, kering, atau kurang segar dibandingkan hari-hari biasa. Kondisi ini umumnya terjadi karena beberapa faktor yang berkaitan dengan hidrasi kulit, proses regenerasi sel, hingga keseimbangan kelembapan alami pada permukaan kulit.

     

    1. Dehidrasi pada Lapisan Kulit

    Salah satu penyebab utama kulit wajah tampak kusam saat puasa adalah dehidrasi pada lapisan kulit. Dalam waktu yang cukup lama tubuh tidak mendapatkan asupan cairan, sehingga kadar hidrasi pada kulit dapat berkurang. Ketika kulit kekurangan air, permukaannya akan terlihat lebih kering dan tidak secerah biasanya. Selain itu, kulit yang mengalami dehidrasi juga cenderung terasa lebih kasar dan kurang kenyal.

     

    2. Proses Regenerasi Kulit yang Melambat

    Kulit secara alami melakukan proses regenerasi untuk menggantikan sel-sel kulit lama dengan yang baru. Namun selama puasa, perubahan pola tidur dan asupan nutrisi dapat memengaruhi proses tersebut. Jika regenerasi kulit tidak berlangsung secara optimal, kulit membutuhkan waktu lebih lama untuk memperbaiki dirinya. Akibatnya, tampilan wajah bisa terlihat lebih lelah dan kurang bercahaya.

     

    3. Penumpukan Sel Kulit Mati

    Ketika proses pembaruan sel kulit melambat, sel kulit mati dapat menumpuk di permukaan kulit. Penumpukan ini membuat tekstur kulit terasa lebih kasar dan warna kulit tampak tidak merata. Kondisi inilah yang sering membuat wajah terlihat kusam karena cahaya tidak dapat memantul dengan baik pada permukaan kulit.

     

    4. Kulit Kehilangan Kelembapan Alaminya

    Selain faktor hidrasi dari dalam tubuh, kulit juga membutuhkan kelembapan alami untuk menjaga tampilannya tetap sehat. Saat berpuasa, keseimbangan kelembapan ini bisa berkurang karena tubuh menahan asupan cairan dalam waktu tertentu. Jika kulit tidak mendapatkan kelembapan yang cukup, wajah akan terlihat lebih kering, kurang segar, dan kehilangan kilau alaminya.

     

    Tanda-Tanda Kulit Mengalami Dehidrasi Saat Puasa

     

    Tanda Kulit Dehidrasi

    Penjelasan

    Wajah Terlihat Lebih Lelah dan Tidak Segar 

    Saat kulit kekurangan cairan, sirkulasi dan kelembapan alami kulit berkurang sehingga wajah tampak lebih pucat, kusam, dan terlihat lelah terutama menjelang sore hari saat puasa. 

    Kulit Terasa Kering dan Kurang Kenyal 

    Dehidrasi membuat kulit kehilangan elastisitasnya. Akibatnya kulit terasa lebih kering, kurang lembut, dan tidak sekenyal biasanya saat disentuh. 

    Tampilan Wajah Lebih Kusam Menjelang Sore Hari 

    Kurangnya hidrasi membuat permukaan kulit tidak dapat memantulkan cahaya dengan baik. Hal ini menyebabkan wajah terlihat lebih kusam dan kurang bercahaya setelah beraktivitas seharian selama puasa. 

     

    Cara Menjaga Kulit Wajah Tetap Segar dan Tidak Kusam Saat Puasa

     

    Menjaga kulit wajah tetap segar selama puasa sebenarnya dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan cairan tubuh, asupan nutrisi, pola istirahat, serta perawatan kulit yang tepat. Dengan kebiasaan yang lebih teratur selama Ramadan, kulit tetap dapat terhidrasi dengan baik sehingga tidak mudah terlihat kusam atau lelah meskipun menjalani aktivitas sepanjang hari.

     

    1. Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur dan Berbuka

    Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur dan Berbuka .jpg

    Memenuhi kebutuhan cairan menjadi langkah penting untuk membantu menjaga hidrasi tubuh sekaligus kelembapan kulit. Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan air dalam waktu yang cukup lama, sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Mengatur pola minum secara bertahap di antara waktu tersebut dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Ketika tubuh memiliki cukup cairan, kulit juga dapat mempertahankan kelembapannya sehingga wajah terlihat lebih segar dan tidak mudah kusam.

     

    2. Mengonsumsi Makanan Bergizi untuk Kesehatan Kulit

    Mengonsumsi Makanan Bergizi untuk Kesehatan Kulit.jpg

    Selain cairan, asupan nutrisi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit selama puasa. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan dapat membantu mendukung proses regenerasi sel kulit. Buah-buahan, sayuran, dan makanan bernutrisi seimbang dapat membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat dari dalam. Dengan nutrisi yang cukup, kulit dapat mempertahankan tampilannya agar tetap cerah dan tidak tampak kusam selama menjalani puasa.

     

    3. Mengatur Pola Tidur Agar Regenerasi Kulit Tetap Optimal

    Mengatur Pola Tidur Agar Regenerasi Kulit Tetap Optimal.jpg

    Perubahan jadwal aktivitas selama Ramadan sering kali membuat waktu tidur menjadi tidak teratur. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk membantu proses regenerasi kulit. Saat tubuh beristirahat di malam hari, kulit melakukan proses perbaikan dan pembaruan sel secara alami. Dengan menjaga pola tidur yang lebih teratur dan cukup, proses tersebut dapat berjalan lebih optimal sehingga kulit tetap terlihat segar dan sehat.

     

    4. Menggunakan Skincare yang Menghidrasi Kulit

    Safi Hydra Glow Hydrating Toning Essence.jpg

    Selain perawatan dari dalam, penggunaan skincare yang tepat juga membantu menjaga kondisi kulit selama puasa. Produk perawatan yang memiliki fungsi menghidrasi dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit yang berkurang akibat aktivitas sepanjang hari. Skincare dengan tekstur ringan dan mudah menyerap juga dapat membantu kulit terasa lebih nyaman serta menjaga tampilan wajah tetap segar, kenyal, dan tampak bercahaya.

     

    Menjaga kulit tetap segar selama puasa tidak hanya bergantung pada pola makan dan istirahat, tetapi juga pada perawatan kulit yang tepat. Untuk membantu menjaga hidrasi kulit sepanjang hari, kamu bisa menambahkan produk dengan tekstur ringan dan mudah menyerap dalam rutinitas skincare. Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah Safi Hydra Glow Hydrating Toning Essence, toner berbahan dasar air yang memberikan sensasi segar sekaligus membantu menjaga kelembapan kulit wajah.

     

    Kandungan Hyaluronic Acid di dalamnya membantu menghidrasi kulit secara optimal, sementara teksturnya yang ringan membuat produk ini cepat meresap tanpa terasa lengket. Dengan penggunaan secara rutin, kulit dapat terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak lebih bercahaya, sehingga wajah tetap terlihat segar meskipun menjalani aktivitas selama puasa.

     

    Yuk, dapatkan Safi Hydra Glow Hydrating Toning Essence hari ini!

    Alasan Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids Lebih Baik dari Retinol Anti Aging
    Alasan Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids Lebih Baik dari Retinol Anti Aging

    Retinol dikenal sebagai “gold standard” dalam dunia anti-aging. Kandungan turunan vitamin A ini efektif membantu menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, hingga meningkatkan elastisitas. Namun di balik popularitasnya, tidak sedikit orang yang mengeluhkan efek samping seperti kulit kering, kemerahan, hingga iritasi.

     

    Kini, inovasi retinoid telah berkembang lebih jauh. Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids hadir sebagai generasi terbaru retinol yang dirancang lebih stabil, lebih tolerable, namun tetap memberikan efektivitas optimal dalam melawan tanda-tanda penuaan.

     

    Kenapa 3x Advanced Retinoids Lebih Baik dari Retinol Biasa?

     

    Jika retinol konvensional hanya mengandalkan satu bentuk turunan vitamin A, Safi Age Defy hadir dengan pendekatan yang lebih modern melalui teknologi 3x Advanced Retinoids. Ini adalah generasi terbaru retinoid yang dirancang dengan stabilitas lebih baik, toleransi kulit lebih tinggi, namun tetap memberikan efektivitas optimal dalam merawat tanda-tanda penuaan.

     

    Formula ini memadukan tiga jenis retinoid dalam satu sistem yang saling melengkapi:

    • Hydroxypinacolone Retinoate (HPR): Retinoid aktif yang dapat bekerja langsung pada reseptor kulit tanpa perlu banyak proses konversi, sehingga lebih efisien dan tetap lembut.

    • Retinyl Palmitate: Turunan vitamin A yang dikenal lebih gentle dan membantu meminimalkan potensi iritasi.

    • Retinyl Linoleate: Retinyl ester yang juga bekerja secara efektif namun tetap ramah untuk kulit sensitif.

     

    Perpaduan antara Retinoid aktif tingkat lanjut dan Retinyl Ester yang lebih lembut ini menciptakan keseimbangan antara powerful performance dan skin comfort. Artinya, kulit tetap mendapatkan manfaat anti-aging seperti peningkatan regenerasi sel dan perbaikan elastisitas, tanpa rasa tidak nyaman yang sering dikaitkan dengan penggunaan retinol biasa.

     

    HPR vs Retinol: Lebih Cepat Bekerja, Lebih Minim Iritasi

    HPR vs Retinol- Lebih Cepat Bekerja Lebih Minim Iritasi (1).jpg

    Salah satu perbedaan paling signifikan antara retinol konvensional dan teknologi dalam Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids terletak pada jenis retinoid yang digunakan, yaitu Hydroxypinacolone Retinoate (HPR). Untuk memahami keunggulannya, penting mengetahui bagaimana retinol bekerja di kulit.

     

    Retinol tidak langsung aktif saat diaplikasikan. Ia harus melalui beberapa tahap konversi terlebih dahulu di dalam kulit hingga berubah menjadi retinoic acid atau bentuk aktif yang dapat memberikan efek anti-aging. Proses konversi inilah yang sering kali memicu iritasi, kemerahan, hingga kulit terasa kering, terutama pada pemilik kulit sensitif.

     

    HPR merupakan retinoid aktif yang dapat bekerja langsung pada reseptor kulit tanpa perlu banyak tahapan konversi. Karena jalurnya lebih singkat, kinerjanya menjadi lebih efisien dengan tingkat toleransi yang lebih baik. Artinya, manfaat seperti percepatan regenerasi sel, peningkatan elastisitas, dan penyamaran garis halus tetap didapatkan.

     

    Efektif Meningkatkan Elastisitas dan Mengurangi Kerutan

    worldface-iranian-woman-white-background.jpg

    Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan regenerasi sel kulit melambat. Dampaknya, kulit mulai kehilangan elastisitas dan muncul garis halus hingga kerutan. Teknologi 3x Advanced Retinoids bekerja dengan mendorong proliferasi dan pembaruan sel kulit sehingga tekstur terasa lebih halus dan tampilan garis halus berangsur tersamarkan.

     

    Efektivitas ini diperkuat dengan 98% Gold Peptide dan Gold Nano Particles. Kombinasi asam amino dan partikel nano emas ini membantu merangsang produksi kolagen, mempercepat proses regenerasi, sekaligus berperan sebagai antioksidan. Hasilnya, kulit tampak lebih kencang, lebih kenyal, dan terlihat lebih muda secara bertahap.

     

    Powerful Tapi Tetap Gentle untuk Berbagai Jenis Kulit

     

    Perawatan anti-aging sering kali identik dengan kulit terasa kering atau mengelupas. Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids diformulasikan untuk meminimalkan ketidaknyamanan tersebut sehingga tetap terasa nyaman digunakan secara rutin.

     

    Kehadiran plant-based squalane berperan penting dalam menjaga keseimbangan kelembapan. Struktur squalane yang menyerupai sebum alami kulit membantu memperkuat skin barrier tanpa menyumbat pori (non-komedogenik). Ini membuatnya lebih ramah untuk berbagai jenis kulit, termasuk sensitif dan acne-prone, sehingga proses peremajaan kulit tetap berjalan tanpa membuat kulit terasa “terbebani”.

     

    Anti-Aging Lebih Stabil, Hasil Lebih Optimal

     

    Dalam perawatan anti-aging, stabilitas bahan aktif menentukan konsistensi hasil. Retinoid generasi terbaru dirancang dengan stabilitas yang lebih baik sehingga potensi kerjanya tetap terjaga selama penggunaan.

     

    Stabilitas ini mendukung performa formula dalam membantu kulit tampak lebih cerah, lebih halus, dan lebih terawat dari waktu ke waktu. Dengan sistem yang dirancang menyeluruh dari retinoid aktif, peptide pendukung, hingga komponen pelembap, Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids menawarkan pendekatan anti-aging yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, bukan sekadar perawatan sesaat.

     

    Produk Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids yang Bisa Kamu Coba

    Berikut adalah beberapa produk dari Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids yang dapat membantumu untuk tetap awet muda dan merawat kulit dengan baik.

    1. Gentle Renewal Cleanser

    Safi Gentle Cleanser (1).jpg

    Sebagai langkah awal perawatan, Safi Age Defy 3x Advanced Gentle Renewal Cleanser membersihkan kulit tanpa mengorbankan kelembapannya. Menggunakan advanced mild Amino Acid sebagai basis pembersih, formulanya efektif mengangkat kotoran, sebum berlebih, hingga polusi seperti PM 2.5 tanpa membuat kulit terasa kering atau tertarik.

     

    Diperkaya dengan 3x Advanced Retinoids, 98% Gold Peptide, dan Plant Based Squalane, cleanser ini tidak hanya membersihkan, tetapi juga membantu menjaga elastisitas dan kelembutan kulit sejak tahap pertama skincare routine. Kulit terasa lebih segar, halus, dan siap menerima perawatan berikutnya.

     

    2. Intense Renewal Moisturizer

    Safi Intense Moizturizer (1).jpg

    Safi Age Defy 3x Advanced Intense Renewal Moisturizer hadir dengan tekstur gel ringan berbasis air yang cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket. Pelembap ini dirancang untuk memberikan hidrasi intens sekaligus memperkuat skin barrier.

     

    Kandungan 3x Advanced Retinoids, 98% Gold Peptide, Plant Based Squalane, Ceramide, dan Niacinamide bekerja sinergis untuk menutrisi kulit, menjaga kelembapan hingga 72 jam (berdasarkan uji klinis), serta membantu menyamarkan tanda-tanda penuaan. Hasilnya, kulit tampak lebih cerah, terasa lebih lembut, kenyal, dan terhidrasi dengan optimal sepanjang hari.

     

    3. Youthful Renewal Ampoule

     

    Safi Youthful Ampoule.jpg

    Untuk perawatan yang lebih intensif, Safi Age Defy 3x Advanced Youthful Renewal Ampoule menawarkan formula ringan yang cepat meresap tanpa rasa lengket atau berminyak. Diperkaya 3x Advanced Retinoids, 98% Gold Peptide, Plant Based Squalane, Panthenol, dan Niacinamide, ampoule ini membantu merawat keremajaan kulit secara lebih terfokus.

     

    Kombinasi bahan aktifnya bekerja untuk meningkatkan elastisitas, menjaga kelembapan, sekaligus membantu kulit tampak lebih cerah dan halus. Dengan penggunaan rutin, kulit terasa lebih kencang dan tampak lebih youthful secara menyeluruh.

     

    Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pakai rangkaian produk Safi Age Defy 3x Advanced Retinoids sekarang! 

    Other tips